Selamat Datang
di Rumah Kedaulatan Sandang
![]() |
| Rumah Kedaulatan Sandang Andi dan Dina (Foto: Dina Faisal/ Andi & Dina) |
Rumah Kedaulatan Sandang (House of Self-Reliance of Textile)
merupakan ruang publik yang dibangun oleh Andi & Dina bagi siapa pun yang ingin
mewujudkan kedaulatan sandang, pangan, dan papan. Berangkat dari cara hidup yang
berakar pada kebudayaan, pengetahuan, dan kemandirian.
Kami membuka pintu bagi siapa saja yang ingin ikut merawat kebudayaan dan menumbuhkan kedaulatan sandang Indonesia. Di rumah ini, setiap tamu disambut dengan kehangatan, sebagaimana bertamu ke rumah sendiri.
Di Rumah Kedaulatan Sandang, Anda akan melihat keseharian Andi & Dina. Bagaimana mereka memasak makanan dengan tungku tradisional, memakai pakaian dari benang yang diwarnai secara alami, dan bagaimana Andi & Dina memakai pakaian yang ditenun secara tradisional menjadi pakain sehari-hari mereka.
Anda bisa ikut merasakan bagaimana sejuknya tinggal di bawah rumah beratapkan ilalang yang dikeringkan lalu dianyam, merawat hubungan yang damai dengan para tetangga yang berbeda suku dan agama, serta menjalani hidup yang selaras dengan lingkungan sekitar.
Di rumah ini pula, Anda akan melihat secara lengkap peralatan pemintalan kapas sebelum abad
ke-21 masih digunakan dan direvitalisasi sebagai bagian dari praktik hidup
sehari-hari. Mulai dari alat pemisah biji kapas (golong), alat pembuka serat
dari bambu (betuk), alat pembentuk bojol (plusut), hingga alat pemintal (arah),
semuanya terus digunakan untuk menghasilkan benang sebagai wujud kemandirian
sandang.
Untuk mewujudkan kedaulatan sandang Indonesia, Andi &Dina memprakarsai India–Indonesia Textile Cultural Exchange and Forum, sebuah forum pertukaran pengetahuan dan kebudayaan tekstil yang dilaksanakan secara berseri, diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Gujarat dan Benggala Barat, India.
Melalui forum tersebut, Andi &Dina mempelajari bagaimana rakyat India membangun kedaulatan sandang (self-reliance of textile), termasuk praktik pembuatan Khadi—kain yang dihasilkan dari kapas yang ditanam, dipintal, dan ditenun dengan tangan di negeri mereka sendiri.
Dari proses tersebut, Andi & Dina kemudian mengadaptasi teknologi tepat guna Ambar Charkha, alat pemintal yang telah digunakan oleh rakyat India sejak tahun 1950-an hingga hari ini.
Kami mengundang Anda untuk melangkah masuk, belajar bersama, dan menjadi bagian dari upaya merawat kebudayaan serta mewujudkan kedaulatan sandang Indonesia. Semua berawal dari rumah ini. Rumah Kedaulatan Sandang.
Kami dengan senang hati memberikan informasi kepada Anda di sini “Contact Us”.
Terima kasih atas kunjungan Anda.
Salam Hangat,
Tim Andi & Dina Foundation

.png)
%20.png)
0 Komentar