Andi dan Dina Terima Piagam Penghargaan dari Gubernur NTB atas Inovasi Tekstil Tradisi Lokal

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB Shinta Agathia M Iqbal menyerahkan piagam penghargaan kepada Ketua Yayasan Andi dan Dina (15/12/2025)


Yayasan Andi dan Dina menerima piagam penghargaan dari Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) atas kontribusi dan inovasinya dalam pengembangan tekstil tradisi berbasis riset dan teknologi tepat guna. 

Penghargaan dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 masuk dalam rangkaian kegiatan NTB Expo Riset dan Inovasi 2025 yang digelar di Kompleks Kantor Gubernur NTB, Kota Mataram, pada 15–17 Desember 2025. 

Penghargaan ini diberikan saat pembukaan NTB Expo dalam menyamput Hari Ulang Tahun NTB ke-67 pada 15 Desember sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi NTB terhadap upaya Andi dan Dina dalam menghidupkan kembali rantai sandang tradisional, dari pelestarian budaya wastra berbasis kearifan lokal mulai dari budidaya kapas, pewarna alami hingga beragam motif tenun. 

Melalui pendekatan diplomasi budaya dan riset berkelanjutan, Andi dan Dina memperkenalkan Ambar Charkha, alat pintal kapas tepat guna dari India, yang kini digunakan dalam kegiatan riset dan pendampingan di Desa Giri Tembesi, Kabupaten Lombok Barat. Inovasi ini dinilai mampu menjawab tantangan keterbatasan akses teknologi di desa serta mendukung pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Selain Yayasan Andi dan Dina, sembilan penerima piagam penghargaan lainnya juga mendapatkan apresiasi atas kontribusinya dalam bidang riset, inovasi, dan pelayanan publik di Nusa Tenggara Barat. Mereka adalah Ukhuwah Datu Nusantara, yang berhasil menyulap lahan kering di Lombok menjadi kebun kurma dan kacang Sacha Inchi; Rumah Sakit Mandalika Provinsi NTB; Kampung Anggur dan racikan wine Lombok di Desa Prabu, Lombok Tengah; Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) NTB; Teh Buah Pala “Ye Ga Tea” dari Lombok Tengah; MANHA 99 dengan inovasi olahan pisang dan pemanfaatan limbahnya; kosmetik alami Iwani; batik inklusi karya anak-anak istimewa Sekolah Luar Biasa (SLB) se-NTB; serta Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB. 

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal yang pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Turki ini menyampaikan apresiasinya secara terbuka dalam pembukaan NTB Expo Riset dan Inovasi di depan publik. Iqbal menyampaikan “Enam puluh tujuh tahun NTB tahun ini lebih bermakna dengan semakin banyak orang yang mendapatkan penghargaan. Saya kira ini adalah tradisi yang baik yang kita kembangkan di Pemerintah Provinsi NTB, memberikan penghargaan kepada orang-orang yang memang layak mendapatakan penghargaan itu. Karena kita yakin, sebagus apapun yang kita capai atau bahkan sejelek apapun yang kita capai, sebagai pemerintah provinsi pasti kita tidak sendiri. Banyak orang-orang yang berkontribusi di belakang sana, secara langsung maupun tidak langsung. Dan kita ingin mereka mendapatkan tempat yang layak di dalam apresiasi kita". 

Andi dan Dina terus menggandeng pemerintah untuk mewujudkan kedaulatan sandang Indonesia dari NTB dengan melakukan gerakan kembali tanam kapas yang rencananya akan diperluas secara bertahap. Selama tiga hari, Andi dan Dina akan memamerkan alat pintal berteknologi tepat guna dari India yaitu Ambar Charkha dan alat pintal tardisional suku Sasak bernama Arah yang digunakan sebelum abad 21 hingga sekarang. (LHAs)

Posting Komentar

0 Komentar